Minim Wasit, Dispora Canangkan Pelatihan Wasit Futsal & Takraw

CILEGON– Minimnya wasit yang ada di cabang olahraga (cabor) futsal dan sepak takraw, membuat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon mulai bergerak cepat. Itu terlihat jelas, dengan dicanangkannya penataran bagi wasit yang diegendakan pada September mendatang.

Aksi pemain futsal Kota Cilegon saat mengikuti kejuaraan beberapa waktu lalu. Sayangnya, hingga kini, Cilegon masih kekurangan wasit untuk cabor tersebut.

Aksi pemain futsal Kota Cilegon saat mengikuti kejuaraan beberapa waktu lalu. Sayangnya, hingga kini, Cilegon masih kekurangan wasit untuk cabor tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispora Kota Cilegon, Wawan Dahlan. Kata dia, penataran wasit futsal dan sepak takraw perlu fokus utama. Soalnya, tanpa ada wasit berlisensi, maka tidak akan tercipta atlet berbakat.

“Tidak bisa dipungkiri, pelatih, atlet, wasit merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Makanya, kami harus fokus membina wasit saat ini,” papar Wawan.

Apalagi, Wawan menyampaikan, baik futsal dan sepak takraw, merupakan cabor binaan yang termasuk dalam Program Latihan Cabang Olahraga Binaan (PLCOB) Dispora Cilegon. Bila tidak memiliki wasit berlisensi, maka pembinaan yang telah dilakukan di PLCOB, bisa iku-ikutan tersendat.

Oleh karena itu, Dispora mengangendakan penataran tersebut. Ia hanya berharap, dari penataran nanti, Kota Cilegon bisa memiliki banyak wasit berlisensi sehingga pembinaan dikedua cabor tersebut bisa berjalan dengan maksimal.

Namun, wawan menyampikan, penataran yang dilakukan nanti hanya terbatas. Pasalnya, dinas yang menangani olahgraga tersebut, hanya memiliki dana untuk menjaring 30 wasit futsal dan 30 wasit sepak takraw.

“Kami hanya punya kuota 60 atlet. Tapi insyaallah, ditahun yang akan datang, bila ada kesempatan dan dana kembali, akan kami agendakan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Cilegon, Teten Hertiaman optimis, dengan diagendakannya penataran bagi wasit futsal dan sepak takraw, prestasi mereka bisa melejit lebih maksimal lagi.

Soalnya, sebelumnya, penataran untuk pelatih sudah dilaksanakan.”Atlet sudah, pelatih sudah. Jadi kini tingal wasit saja. Bila semuanya sudah lengkap, maka prestasi maksimal bisa kita raih,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Banten tersebut.(SC-2)

299 total views, 2 views today